Jumat, Januari 22, 2016

EFFECTIVE INVENTORY MANAGEMENT



EFFECTIVE INVENTORY MANAGEMENT Meningkatkan customer service
Market yang berkembang, demand yang tidak pasti, variasi produk (SKU) yang makin banyak dengan quantity order yang sedikit, mendorong perusahaan untuk memikirkan strategi inventory yang tepat sehingga service level tetap terjaga namun inventory cost tetap rendah.
Pelatihan ini membahas strategi & teknik manajemen inventory untuk industri manufacture & jasa dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan merujuk best practice yang digunakan perusahaan kelas dunia
 Pelatihan ini sangat penting bagi: 
  • Manufacturing Manager
  • Production Planner
  • Material Manager
  • Logistic Manager
  • Material controller
  • Master scheduler
  • Warehouse manager
  • Finance/accounting manager

Tujuan, Manfaat & Sasaran:
  • Memahami kaitan strategi manufacturing dan inventory
  • Demand planning vs inventory
  • Memahami customer requirement & inventory
  • Logistic vs inventory

Materi pelatihan
  1. Manufacturing strategy & inventory:
    1. Make to stock
    2. Make to order
    3. Assemble to order
  2. Customer requirement & your KPI
    1. Memahami kebutuhan customer anda
    2. Information sharing dengan customer
    3. Product life cycle & control your inventory
  1. Safety stock
    1. Bagaimana menentukan service level & safety stock
    2. Faktor selain safety stock yang menyebabkan overstock
  1. Sales & inventory
    1. Konflik internal
    2. Demand planning
    3. Sales & operation plan kunci memenuhi kebutuhan customer
    4. Other source of demand
  1. Logistic & inventory
    1. Lokasi distribusi & inventory
    2. Stock out & transportation cost
    3. Akurasi stock
    4. How to handle unmoved inventory


E Procurement : Concept and Implementation



E Procurement : Concept and Implementation
BACKGROUND
E-Procurement enables buyers to embrace the e-business model for the procurement of all products/services-utilizing the internet to create collaborative and strategic relationships with their suppliers to dramatically improve the way their goods and services are purchased.
E-Business – The use and application of electronic commerce models and techniques to improve internal and external processes that impact on the creation, manufacture, storage, and delivery of products across a full supply chain system.
E-Commerce – The use of computer to computer technology to transfer information important to the buying, manufacture, selling, distribution, serviceing, and accounting processes inherent in supply chain activities.

SYLABUS
• Hari Pertama :
  1. Pendahuluan (Perkembangan Purchasing Management dan E-Procurement, Benefit dari E-Procurement bagi Buyer dan Seller)
  2. Manajemen Informasi (Model, End User Computing, Manajemen Informasi pada Organisasi)
  3. Teknologi Informasi (Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Batch-On Line & Real Time)
  4. Aplikasi Internet dalam Bisnis (E-Commerce, E-Bussines, E-Warehousing, E-Procurement, dll)
  5. Purchasing Management (Perubahan Harapan Stakeholder, Value Chain, Obyektif Pengadaan, Supplier Partnership, dll))
• Hari Kedua :
  1. Channel Enhancement
  2. Enhancement E-Procurement Model
  3. Impact of Channel Enhancement
  4. Key Characteristic of E-Procurement
  5. The Limitation of Traditional Procurement
  6. E-Procurement Scenario
  7. E-Procurement Development
  8. E-Procurement Implementation.

TUJUAN
Untuk mengoptimalkan partnership antara Buyer dengan Seller, sehingga kecepatan dan efisiensi biaya pengadaan dapat dicapai oleh kedua belah pihak. Buyer memperoleh harga yang murah, produk yang berkualitas tinggi, dan pemesanan sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan Seller dapat menjual produknya dengan mengeluarkan biaya penjualan yang lebih murah karena tidak perlu banyak waktu pengadaan dan memerlukan biaya akomodasi dan transportasi yang besar dengan kepastian penjualan yang lebih besar.
Tujuan di atas dapat dicapai karena E-Procurement memanfaatan transaksi ekonomi secara digital melalui internet sebagai alat pendukung utama

TARGET PESERTA
Manager and staff of : – Inventory planning – Purchasing – Buying – Cost control – Warehouse

Creative Accounting VS Tax Planning



Creative Accounting VS Tax Planning
MATERI
Creative Accounting
  1. Konsep dan pengertian
  2. Pengelolaan pendapatan (earning management)
  3. Flek sibilitas penerapan beberapa PSAK
Tax Planning
  1. Konsep dan pengertian
  2. Peraturan perpajakan vs PSAK
Tax planning PPh, PPN dan pemotongan/pemungutan

BUSINESS PRESENTATION SKILLS



BUSINESS PRESENTATION SKILLS
LATAR BELAKANG PROGRAM :
  • Peran utama seorang Manager dalam Organisasi adalah menerjemahkan Strategi Bisnis ke dalam Program berupa Kebijakan, System & Procedures, serta Rencana Kerja
  • Dalam menerjemahkan Business Strategy Into Action, seorang Manager wajib memiliki kemampuan merancang Program untuk diajukan guna memperoleh persetujuan (approval) atasan
  • Agar memperoleh persetujuan atasan, seorang Manager wajib memiliki kemampuan mempengaruhi dan meyakinkan atasan dalam bentuk Tehnik Presentasi Efektif
  • Kemampuan presentasi ini bukan saja untuk memperoleh persetujuan atasan, tapi juga presentasi di depaqn tenaga operasional (yang akan melaksanakan Program Kerja di lapangan)

SASARAN PROGRAM :
Setelah selesai mengikuti Program ini para peserta akan memiliki :
  • Pengetahuan & keterampilan tentang cara merancang (men-design) bahan presentasi dalam bentuk Draft Program Kerja, Policies, System & Procedures, yang merupakan terjemahan dari Strategi Bisnis Perusahaan, yang akan dipresentasikan di depan Top Management guna memperoleh persetujuan
  • Pengetahuan & keterampilan tentang tehnik mempengaruhi audiens dalam proses presentasi seperti : Bagaimana harus bersikap selama presentasi, Tehnik merangsang audiens untuk bertanya dan memberi komentar, Tehnik menanggapi pertanyaan, komentar, serta usul & saran audiens, Tehnik menyikapi situasi sulit, Bagaimana memanfaatkan peralatan prsentasi secara efektif, serta Bagaimana melakukan follow up hasil presentasi.

GARIS BESAR MATERI :
  • Pengertian dan hakekat Presentasi
  • Beberapa contoh materi dan jenis Presentasi
  • 3 Tahap dalam proses Presentasi
  • Bagaimana merancang Materi Presentasi
  • Hubungan antara Materi dan Tehnik Presentasi
  • Alur aktifitas utama seorang Manager
  • Proses merancang Program step by step
  • Bagaimana menetapkan Sasaran Utama Program
  • Aspek Utama dari sebuah Program Kerja
  • Peran Data, Fakta, dan Informasi dalam merancang Program
  • Syarat-syarat data & fakta yang disajikan
  • Perbedaan antara Data, Informasi, dan Opini
  • Format Standar dari sebuah Program Kerja
  • Peran Presentasi dalam proses mempengaruhi
  • Struktur Dasar dari sebuah Presentasi
  • Penggunaan Check List dan Audience Analysis dalam merencanakan Presentasi
  • Tehnik menerangkan materi Presentasi
  • Sikap selama Presentasi
  • Tehnik memberi kesan pertama dengan INTRO
  • Penggunaan Komunkasi Non-Verbal dalam Presentasi
  • Tehnik merangsang audiense mengajukan pertanyaan dan memberi komentar
  • Tehnik menanggapi pertanyaan, komentar, serta usul & saran audiens
  • Tehnik mengatasi situasi sulit
  • Tehnik membawakan Rangkuman dan Penutup
  • Bagaimana memanfaatkan peralatan Presentasi
  • Bagaimana menindaklanjuti hasil Presentasi

TARGET PESERTA :
Manager atau siapa saja yang memiliki tugas utama sebagai  seorang yang menerjemahkan Strategi Bisnis ke dalam Program Kerja, yang dijadikan pedoman oleh karyawan pelaksana dalam bekerja